Karya Guru, Karya Tulis

Guru adalah Pembawa Lentera

  1. Allah akan meminta pertanggungjawaban atas amanah yang dia pikul,
    maka menunaikan amanah adalah kewajiban.
    jika disia-siakan akan memasukkan dia ke neraka.
  2. Manusia sekarang sedang diliputi dengan banyak sekali kegelapan dan manusia tidak mengetahui apapun saat keluar dari rahim ibunya.
  3. Guru membawa lentera untuk memberi tau jalan mana yang benar dan mana yang tidak boleh ditempuh.
  4. Guru menjelaskan jalan kebenaran kepada murid-muridnya
  5. Guru harus menjadi orang yang berilmu dan mengajarkan kepada anak didiknya.
  6. Apa kitab karangan yang paling mendekati kesemepurnaan?
    Kitab Sohih Bukhori
    Kita harus pahami dalam sebuah kitab ada pengantar dan metode penulisan.
  7. Imam Bukhori menuliskan dalam sohih Bukhori Bab Ilmu sebelum berucap dan berkataDalam konteks menjadi seorang Guru, apa yang seharusnya dia miliki sebelum menjadi guru?
    Engkau harus memiliki ilmu sebelum berucap dan sebelum mengamalkan
  8. Dalam membuat tulisan, seseorang harus mengemukakan dalilnya atau buktinya
    Dalilnya : “Ketahuilah, sesungguhnya tidak ada sesembahan yang disembah selain Allah, kemudian minta ampunlah atas dosamu”.
  9. Allah menekankan pentingnya ilmu dalam kata “Ketahuilah”ini adalah urutan yang Allah berikan panduan kepada manusia agar mereka mengatahui ilmu sebelum seseorang beramal, apalagi mengajarkan sesuatu.
  10. Seharusnya ada dalam benak kita semua, bahwa apakah kita merenungkan bagaimana langkah menjadi guru yang baik?
    Kepala TK : guru yang mampu memposisikan dirinya untuk menjadi suri tauladan kepada muridnya…
    Kepala SD : guru mengikuti dan menjalankan SOP dan tata tertib yang telah kita sepakati bersama menjadi satu tujuan dan dipraktekan dalam kehidupan sehari-hari dan memiliki akhlak untuk diri nya sendiri, menjadi sholeh sendiri terlebih dahulu
    Kepala SMP : beriman dan bertaqwa, akhlaknya baik profesional, ikhlas dan menjadi teladan dan memahami karakteristik siswa dan semua jawaban seperti satu garis dan tidak saling bertentangan
  11. Seorang Syeikh dari Mesir : Bagaimana menjadi guru yang Robbani?
    Seorang yang Alim Robbani karena dia seorang yang mengajar,
    Berkata Nabi Isa : Barangsiapa yang belajar, dan berilmu, mengamalkan dan mengajarkan maka ia disebut dengan orang yang agung di kerajaan langit.
    Haram hukumnya dia melompati sebelum menyelesaiakan yang sebelumnya
    “Sampaikan walau satu ayat” tapi hanya jika benar2 dia paham satu ayat itu
  12. Allah mengingatkan jika sesorang mengajarkan tanpa ilmu dalam surat Al Fatihah : “Magdhubu” Orang yang dimurkai dan “Dollin” Orang yang sesat
    Orang yang dimurkai tidak mau beramal padahal memilki ilmu
    Orang yang sesat langsung beramal padahal tidak memilki ilmu
    Orang Yahudi mengenal nabi seeprti mengenal anak mereka, tapi mereka tidak mau beriman
    Abu Tholib, paham bahwa Nabi ada Utusan, tapi dia tidak menghalangi manusia
    Yahudi menghalangi manusia terhadap kebenaran
    Nasrani sesat, karena mereka tidak mau pelajari 
  13. Dalil tahap robbani? di dalam Quran
    Surat Al-Ashr: “Kecuali mereka yang beriman dan beramal sholih saling mewasiati dalam kebenaran dan saling menasehati dalam kesabaran”
  14. Tidak muncul yakin tanpa ilmu terlebih dahulu
    Kalimat iman adalah dalil terhadap ilmu.
    Setelah beriman dia lanjut ke Amal Sholeh, dia lakukan apa yang dia ketahui
    Setelah dia lakukan dia lanjutkan dengan mengajar. Barang siapa yang tidak mengajarkan, maka bisa jadi dia tidak memahami dari hati. “Masuk telinga kanan dan keluar telinga kiri”
  15. Institusi pendidikan, setiap gurunya harus memiliki satu pondasi yang sama, satu pandangan yang sama. Semua guru, agama maupun selainnya
  16. apa yang menjadi tujuan terbesar menyelenggarakan Pendidikan Islam?
    Apa fungsi pemikiran yang sama? karena ini adalah dasarnya?
    Pak Ilham : Membentuk orang yang bertauhid,
    tentu jawabannya adalahagar mereka mengenal Hak Rabb dan mereka mengamalkannya
  17. Pegangajaran ilmu alam dan sosial justru untuk memeprkuat keimanan dan menamabhkan bukti2 hak rob yang harus dipenuhi
    jika membahas alam semesta : dia harus sisipkan bagaimana pengaturan Allah terhadpa seluruh alam semesta. Dan ini adalah tujuan utama, dia tidak melihat suatu fenomena kecuali utnuk mendekatkan dirinya kepada Allah SWT, dia lihat gunung, sawah, ibu, maka dia ingat Allah SWT.
    Dia merasakan dekatnya kepada Allah sedekat-dekatnya, menjadikan Ihsan, dia beribadah seolah-ole.h melihat Allah
  18. Bagaimana seluruh guru mencoba untuk mencapai titik tersebut agar mereka mengenal hak Allah SWT
  19. Pendidikan yang paling utama adalah proses mengenal tujuan mengapa ia diciptakan dan dilahirkan ke dunia. Surat Adzariyat : ” dan tidaklah aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada Allah” Efek yang muncul dalam beribadah kepada Allah
  20. Jika sesorang mencintai kepada Allah, pasti dia akan mencintai Rasul
    “Adapun orang-orang yang beriman sangat berat kecintaannya kepada Allah”
    Allah menyebutkan kecintaan kepada Allah karena mencintai Nabi adalah pengikutnya
    “Katakanlah kalau kamu mencintai Allah, ikutilah Aku”
    Hak Rab adalah yang harus diikuti. Walaupun dalam pelajaran olahraga
    SImple sekali? Apakah mudah mewujudkannya?
  21. Apakah mudah menumbuhkan keimanan? itu adalah satu step lebih tinggi dari pada pengetahuan memunculkan keyakinan adalah Allah yang tuimbuhkan. Nabi menanamkan keimanan selama 13 tahun di Mekkah dan 10 tahun di Madinah. Bahkan perintah sholat diturunkan di tahun ke 10 dan yang ditanamkan selama itu adalah keimanan kepada Allah. Dan juga selama di madinah pun masih menanamkan tauhid.
  22. Detik-detik  wafat sebeleum nabi mengingatkan tentang hak Allah bukan masalah waris ataupun fiqh, bukan menyikapi firqoh melainkan yang disebutkan adalah “Laknat Allah untuk Orang Yahudi dan Nasrani menjadikan kubur Nabi mereka sebagai mesjid”.
  23. karena tidak semudah itu menamkan keimanan kata imam Ahmad ” dari ayunan sampai liang lahat” hasilnya, romawi dan persia diluluhlantakkan olah orang islam karena keimanan yang membuat mereka menang, lulusan dari universitas nabi.
  24. Bagaimana kejayaan umat islam kembali? kita kembali apa yan gmembuat mereka menang dahulu yang utama adalah keimanan dalam dada buatlah lentera buat dirimu terlebih dahulu terhadap hak Allah kita harus tahu, paham dan amalkan dan baru kita berikan kepada anak didik kita dan baru bermanfaat untuk umat dan negara.
  25. Pelajari ilmu dasar islam, baru dapat menjadi pendidik yang amanah terkadang, saya berfikir ilmu sudah cukup, tapi sebagai perbandingan
  26. Seandainya kita kebetulan menjadi guru, maka yang kita perlu lakukan adalah memperbaiki diri, memperbaiki apa yang telah terjadi. Dia harus mulai lagi dari awal. Tapi bukan dalam arti dia melepaskan profesi dari guru. ia harus memnuculkan pertanyaan dalam dirinya apakah yang saya sampaikan ini adalah kebenaran atau bukan? jika kita sandarkan pada teori pendidikan maka saling bertentangan… kita harus kembali kepada quran dan sunnah.Jika kita memahami bahwa suatu salah, maka kita harus kembali kepada kebananran. maka kita harus bertaqwa sesuai kemampuan kita. Maka dia harus terus mencari tahu..
  27. Peninggalan seorang guru yang meninggalkan anak didiknya, amalannya mengalir tidak akan berkurang sedikitpun, amalan murid akan ditransfer kepada gurunya… dibalik itu ada tanggung jawab tersebut.
  28. Tingkatan ilmu :
    1. Al-Ilmu:  mengetahui dengan pengetahun yang pasti dan yakin terhadpa hal tersebut
    2. Prasangka :70% yakin 30% keraguan.
    3. Al-Zhon: 50% 50.
    4. Wahm :30% 70%
    5. Jahl murookab :tidak mengerti dan tidak mengerti kalo tidak mengerti, kebodohan yang paling bodoh.
  29. Kapan kita bisa mengajari?
    Sesuai dengan apa yang kita yakini saja karena tidak ada syarat untuk mengajarkan…
    “sampaikan kepadaku walau satu ayat” tapi dengan syarat benar2 mengetahui. Nabi mengajarkan dengan waktu 20 hari. Sampaikan apa yang kalian sudah ketahui, yang mereka tidak ketahui ucapkan “waalllahu alam” ucapkan saya tidak tahu jika memang tidak tahu…
  30. Yang akan mendorong untuk ini semua yaitu kita harus mengharapkan balasan dari Allah yaitu balasan yang sesungguhnya tidak akan datang dari dunia “Seandainya aku menukar 2 juta dengan sebuah faidah, maka itu tidak sebanding” Niatkah ikhlas karena Allah. Allah akan mudahkan segala sesuatu Jika tidak, hal ringan pun akan diberatkan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *