monochrome photo of opened quran
Karya Guru, Karya Tulis

Menghormati Al-QUR’AN menambah keImanan

Manusia adalah makhluk sempurna yang diciptakan oleh Allah Swt, mempunyai tingkat kecerdasan yang tinggi di beri akal dan kemampuan. Pokok nya the best deh..

Makannya sering disebut dengan Al-hayawanun Al-Natiqun artinya yaitu Hewan yang mempunyai akal, itu menurut guru saya dan ulama yang berpendapat, namun saya tidak akan membahas tentang itu, sesuai judul di atas yaitu menghormati AL-QUR’AN menambah keImanan. Akal yang dimiliki oleh Manusia bisa digunakan untuk saling menghormati, antara yang tua ke yang muda, ke sepantaran, ke binatang, ke pepohonan dan masih banyak yang harus kita hormati terutama kepada kitab suci kita, yaitu Al-Qur’an.

Kenapa sih kita kudu menghormati Al-Qur’an?

Ya tentu lah,, kudu, harus, wajib. Al-qur’an kan kitab suci yang di jaga baik fisik atau pun isi kandungan nya (kemurniannya). Sebagaimana Allah Swt berfirman :

Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur’an, dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya. (Q.S. Al-Hijr : 9)

nah sehingga timbul pertanyaan, bagaimana kita menghormati Al-Qur’an?

Jangan jauh jauh dulu dah, minimal dari segi fisik Al-Qur’an . Misalnya kalau mau memegang nya harus berwudhu terlebih dahulu, jangan menyimpan Al-Qur’an di lantai atau sejajar dengan kaki, tidak boleh di jinjing/tenteng, bedakan cara bawa buku biasa sama bawa Al-Quran. jadi membawa Al-Qur’an nya harus di peluk, mau dong di peyuk kamu ,,,

Kemudian alhamdulillah juga setiap pagi kita bisa tadarus atau tilawah Al-Qur’an sebelum menjalankan aktifitas kerja, jadi Al-Qur’an tidak sekedar di pajang saja di lemari atau meja, tapi kita bisa membacanya, tentu dengan ilmu nya juga kan,, Panjang pendeknya harus benar pengucapannya huruf nya harus bagus, syukur syukur bisa dengan suara yang merdu. Pokok nya Al-Qur’an itu kitab yang paling sempurna dech…

Apalagi Ketika kita sudah bisa menghafal Al-Quran, itu sangat harus bisa menjaga hafalan kita supaya tidak lupa, tidak hanya sebatas hafal saja. Karena kalau lupa bisa dosa loh.. eh,,itu pun kalau memang disengaja lupa nya, kalau memang ada hal lain sih bisa di ma’lum.

Ada sebuah hadis sebagai berikut :

“Barangsiapa yang membaca Al-Qur’an kemudian ia melupakannya, kelak (di hari kiamat) bertemu dengan Allah dalam keadaan judzam” (Imam Turmudzi, Sunan Turmudzi [Beirut: Dar al-Gharbiy al-Islami], 1998, juz V, hal 28, hadits no 2916).

ada yang tau judzam itu apa?.. silahkan tulis di kolom komentar ya!

Dari hal tersebut diatas bahwa sedikit banyaknya mudah-mudahan kita bisa menambah keimanan kepada Allah Swt, karena sudah berusaha menghormati terhadap kitab suci Al-Qur’an. Salah satu diantara Rukun Iman yang 6 adalah percaya kepada kitab-kitab Allah. Jadi kalau kita percaya berarti harus beriman kepada Al-Qur’an. Kan Al-Qur’an itu adalah penyempurna dari kitab-kitab lainnya.

di dalam kitab Qomi’ut Thugyan ‘Ala Mandzumati Syu’abil Iman karangan Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani :

Iman kita mempunyai tujuh puluh tujuh cabang yang dipakai oleh para orang bijak untuk menyempurnakan dan meningkatkan kualitas diri mereka.

Berimanlah kepada tuhan mu, para malaikat(Nya), kitab-kitab (suci), nabi-nabi(Nya) dan hari di mana alam akan hancur.

Wah,,banyak sekali ternyata ya untuk meningkatkan Iman kita, agar lebih menjadi Manusia yang berkualitas dan cerdas. sekitar 77 cabang Iman.. dan diantaranya yaitu beriman dan membenarkan bahwa kitab yang telah diturunkan oleh Allah kepada para Nabi-Nya adalah wahyu dari Allah. Di dalamnya mengandung hukum-hukum dan khabar (pemberitahuan)-Nya.

SEKIAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *