Karya Guru, Karya Tulis

Air Bagi Kehidupan

Salah satu kebutuhan penting manusia adalah air, terutama untuk keperluan minum dan bersuci. Manusia bisa bertahan lebih lama tanpa makan tetapi tidak tanpa air. Pernahkah terlintas di benak kita berapa lamakah kita dapat bertahan tanpa air ?

Menurut ahli gizi dari Universitas Gadjah Mada, Perdana Samekto M.Sc., menjelaskan manusia bisa bertahan tanpa minum hanya 4 – 7 hari tergantung situasi, misalnya temperatur. Hal ini dikarenakan hampir 70% penyusun tubuh kita adalah air. Salah satu peranan penting air yakni untuk melarutkan zat gizi dan membawanya ke seluruh bagian tubuh jadi tidak heran jika kekurangan air kita merasakan kehausan dan akhirnya pusing.

Peranan air pun tidak hanya untuk manusia, tetapi untuk semua makhluk hidup di bumi. Kalau diperhatikan sejenak jumlah air ini di Bumi tetap hanya berubah bentuk saja yang sering dikenal dengan siklus hidrologi.

This image has an empty alt attribute; its file name is photo-1610320274839-cc436809741e

Dari laut air menguap ke udara kemudian terkumpul menjadi awan, lalu dibawa angin ke tempat tertentu dan terkondensasi. Selanjutnya akan menjadi menjadi tetesan hujan yang membasahi bumi. Sebagian untuk kebutuhan langsung tumbuhan, hewan dan manusia. Sebagian terserap ke dalam tanah menjadi cadangan air tanah. Sebagian akan bergerak menuju kembali ke laut.

Dalam Al-Qur’an pun tertera, Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman dalam surah As-Sajdah ayat 27,

Dan tidakkah mereka memperhatikan, bahwa Kami mengarahkan (awan yang mengandung) air ke bumi yang tandus, lalu Kami tumbuhkan (dengan air hujan itu) tanam-tanaman sehingga hewan-hewan ternak mereka dan mereka sendiri dapat makan darinya. Maka mengapa mereka tidak memperhatikan ?” .

Air adalah nama umum untuk dihidrogen monoksida memiliki rumus kimia H2O. Satu molekul air terbentuk dari ikatan intra 1 atom Hidrogen dan 2 atom Oksigen. Molekul ini dapat dihasilkan dari hasil samping reaksi sintesis. Persamaan kimia yang seimbang yakni :

Bisakah kita membuat air sendiri? secara teori jawabannya bisa. Mudah saja menurut persamaan kimia untuk membuat air dari gas hidrogen dan gas oksigen. Hanya mencampurkan kedua gas bersama-sama dan ditambahkan panas sebagai energi aktivasi. Namun, kedua gas ini tidak secara spontan membentuk air perlu perlakuan khusus dan membutuhkan energi yang besar untuk memutuskan ikatan antara gas H2 dan O2 secara bersamaan. Selain itu, energi besar yang dilepaskan saat air terbentuk pun sangat panas yang malah akan membuat ledakan yang besar. Jadi, betapa sulitnya kalau mau minum harus mereaksikan gas-gas tersebut terlebih dahulu.

Allah Subhanahu wa ta’ala menciptakan air dengan sifat-sifat yang terukur dan bermanfaat bagi makhluk-Nya. Perlulah bagi kita untuk menjaga kelestarian air dan menggunakan secukupnya sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah Subhanahu wa ta’ala.

Chem is try.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *